Syarat Sah Jual Beli Online Dalam Islam Diperbolehkan

Yang saat ini sedang tren adalah belanja online yang sedang ramai menjadi perbincangan dikalangan masyarakat. Perbincangan yang saat ini sedang menjadi kegiatan para masyarakat pada saat ini. Dan telah menjadi titik dimana para ulama menanyakan hukum belanja online di dalam islam. Pertanyaan hukum jual beli online sendiri ini tidak terlepas dari para pendapat ulama.

Jual Beli Online Dalam Islam

Terlebih pendapat tersebut mengacu kepada syariat agama islam. Lalu apa hukum belanja online dalam online? Berikut penjelasan mengenai hukum belanja online dalam islam :

Islam Mengatur Syarat Sah Jual Beli Online

Dalam islam jual beli telah diatur baik bagi para penjual ataupun pembeli, ada syarat yang harus dipenuhi. Untuk belanja online susuai syariat islam tersebut harus di penuhi dengan transaksi jual beli yang sah.

Jika zaman dahulu syariat islam yang mengatur bahwa apapun yang di dunia nyata adalah sama dengan dunia gaib.  Seperti saat ini yaitu belanja online. Syarat penjual online adalah tentu yang pertama barang yang diperjual belikan harus halal. Kedua status harus jelas apa anda pemilik barang dagang itu, ketiga harus jujur,dan keempat tidak boleh ada riba. Baca juga mendahulukan sunnah daripada wajib

Tidak Boleh Melakukan Jual Beli Emas Secara Online

Hanya saja bila perdangan emas dan perak tidak boleh berjualan secara online.

Itu harus nyata dan dilakukan secara tunai sesuai dengan hadist secara singkatnya Rasulullah S.A.W bersabda :

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ

وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ يَدًا بِيَدٍ

Jual beli emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, syair dengan. Syair kurma dengan kurma dan harus sama beratnya dan tunai” ( HR Muslim )

Maka dari hadist di atas yang di ketahui bahwa tidak boleh mealkukan jual beli secara online. Untuk barang yang telah disebutkan diatas, karena jika berurusan riba bisa panjang urusannya. Namun secara umum barang yang lain itu diperbolehkan dan barang dagang harus halal. Dan terus berhati – hatilah bahwa ada beberapa hal di dunia yang bisa berupa siasat.

Transaksi online barang yang dijual harus ada pada penjual tersebut. Sedangkan transaksi tunainya belum sah. Rasullullah Saw mengatakan jadikan

“Prinsip hidup kejujuran walaupun di depan mata kalian kehancuran jauhi dusta walaupun di depan mata kalian keberhasilan. Kejujuran hanya akan mendatangkan kebaikan.”

Hukum Belanja Online Didalam Islam

Pada dasarnya belanja online ini hukumnya di perbolehkan, tapi harus sesuai dengan aturan islam. Seperti 6 barang yang tidak boleh diperjual belikan secara online seperti hadis diatas. Karena sebenarnya barang pada belanja online itu adalah fiktif. Secara islam yang menjadi hukum tidak bolehnya suatu barang adalah akad atau sepakat. Kembali ke kesepakatan antara pembeli dan penjual. Namun tetap sebagai pembeli seharusnya memperhatikan kesepakatan dengan konsumen. Semua hal berkaitan engan aturan islam seharusnya jelas karena mukmin itu jelas. Mengenai barang yang dipesan benar pemiliknya atau produk lain, dan antara barang ready atau harus dipesankan terlebih dahulu. Terpenting adalah jelas mengenai transaksi tersebut.

Syarat Sah Jual Beli Dalam Islam

Sementara syarat sah dalam islam adalah barang harus dilihat terlebih dahulu baru dianggap sah. Dikhawatirkan jika barang yang digambarkan itu hanya gambar atau berbohong. Tapi suatu barang harus sesuai dengan yang dijelaskan.

Dan jika barang yang tidak sesuai alangkah baiknnya jika penjualnya mengizinkan untuk kembalikan barang tersebut. Untuk itu pada zaman sekarang lebih waspadalah  dalam belanja online hati-hati dengan sepertinya banyak yang jual berbohong.

Bagi penjual sendiri adalah sebagai berikut menurut ustad Sufyan

Tidak boleh bila tidak ada keterkaitan dengan barang seolah-olah keterkaitan dengan barang . Kalau dropshipeper adalah jawabannya saya siap mencarikan . Kecuali barangnya ready maka barang itu pemiliknya si penjual dan harus ada akad sebelumnya

Akad Salam

Akad dalam jual beli online yang sah adalah akad salam, ini adalah kesepakatan dalan bertransaksi secara tunai. Dan secara lunas bayar dimuka serta tidak ada tertunda sedikitpun walapun satu rupiah. Maka dalam transaksi tersebut bisa dianggap sah. Karena dibayar lunas maka secara sah barang tersebut barang milik konsumen atau pembeli. Akad salam ini adalah akan yang paling dianjurkan dan sah secara islam. Karena telah sesuai dengan syariat islam. Baca juga memotong rambut bayi

Akad Membeli Produk Dropship

Jika anda para pembeli atau pengguna belanja online dalam dropship maka terjadi dua akad. Yaitu akad antar penjual dengan penjual dan yang kedua penjual dan pembeli. Dan sebagai pembeli lebih perlu untuk mengetahui produsennya itu siapa. Agar barang yang tadi di beli sesuai tapi jika tidak sesuai maka ibu bisa jadi penipuan.

Namun dalam islam yang berjualan online dengan droship senidri diperbolehkan karena penjual tesebut. Juga membeli dari produsen sehingga berhak jika barang tersebut diberi namannya. Sehingga sebagai konsumen tidak perlu bingung apabila berbelanja online dan membeli produk dari penjual dropship akan halal.

Karena syarat sah dari transaksi online adalah sekali lagi membayar secara lunas dan barang sesuai dengan yang dipesan. Namun apabila barang tidak sesuai boleh untuk dikembalikan ke penjualnya.