Hukum Memuliakan Wanita Berdasarkan Hadis Dan Al Qur’an

Didalam Islam hak antara lelaki dan perempuan memang dibedakan satu tingkatan. Apabila hak utama lelaki sebagai imam yang berada sedikit lebih tinggi satu tingkat diatas perempuan. Maka perempuan pada dasarnya memiliki hak yang khusus dimana dia harus dimuliakan atau memuliakan wanita. Baca juga wanita menunda nikah

Memuliakan Wanita

Yang dimaksud dengan dimuliakan adalah bagaimana islam meninggikan derajat seseorang perempuan. Sehingga ia menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam beribadah kepada Allah. Dan apakah bukti islam memuliakan wanita?. Allah SWT berfirman dalam QS An-Nisa ayat 1

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ

وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً

“Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu dan dari jiwa. Yang satu ituDia menciptakan pasangannya, dan dari keduanya Dia memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak”.(An-Nisa`: 1)

Dalam surat ini dijelaskan bahwa Allah menciptakan wanita sebagai pasangan lelaki. Sehingga pada dasarnya, perempuan memang ada sebagai pendamping kaum lelaki yang ada dibumi.

Hukum Memuliakan Wanita

Allah Menurunkan Surat An Nisa

Salah satu cara Allah untuk memuliakan wanita adalah dengan menurunkan surat An Nisa. QS An Nisa ini menjelaskan tentang berbagai macam permasalahan yang menyangkut perihal perempuan. Didalamnya di jelaskan tentang hak, kewajiban, dan kisah kisah perihal keperempuanan. Yang Merupakan suatu hal yang sangat mulia dimana satu Jus dalam Kitabullah Al-Qur’an disetiap ayatnya membahas penuh perihal perempuan. Baca juga jual beli online

Perempuan Diberi Pengecualian Khusus Dalam Beribadah

Dan dalam masa masa tertentu, dan perempuan diperbolehkan (dalam khusus ini malah di wajibkan). Oleh allah untuk tidak menunaikan sholat, saat haid dan nifas yang merupakan pengecualian. Dari Allah agar perempuan (untuk sementara) tidak Sholat maupun Puasa. Hak khusus yang tidak dimiliki lelaki sama sekali.

Memiliki Kodrat Harus Selalu Dilindungi

Perempuan dilarang melakukan perjalanan jauh (safar), tanpa didampingi oleh mahramnya.

Jelas sekali bahwa perempuan memiliki kodrat harus selalu dilindungi. Ini dijelaskan dalam Hadist Rasulullah yang berbunyi :

 “Janganlah sekali-kali seorang perempuan bersafar kecuali bersama dengan mahramnya.” (HR. Bukhari 2844 dan Muslim 1341)

Adapun surat yang menjelaskan tentang kewajiban melindungi wanita, Allah berfirman dalam QS, An-Nisa’ ayat 34  yang berbunyi :

.ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعْضَهُمْ

عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَآ أَنفَقُوا۟ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ ۚ فَٱلصَّٰلِحَٰتُ قَٰنِتَٰتٌ

حَٰفِظَٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ ٱللَّهُ ۚ وَٱلَّٰتِى تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ

وَٱهْجُرُوهُنَّ فِى ٱلْمَضَاجِعِ وَٱضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ

فَلَا تَبْغُوا۟ عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

“Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (isteri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki). Atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberi nafkah dari hartanya“.(QS. An-Nisa : 34)

Perempuan Merupakan Martabat Lelaki

Di dalam islam perempuan diibaratkan sebagai perhiasan, yang di jelaskan. Dalam hadist dari Abdullah bin ‘Amr radhiallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan / kesenangan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim, Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Wanita Dijadikan Tolak Ulur Anak Yang Sholeh

Didalam rumah tangga, wanita merupakan majelis yang pertama yang dimasuki seorang anak. Sebelum mereka masuk ke majelis yang diampu oleh para ustadz dan ustadzah besar.

Itulah kenapa keilmuan seorang wanita menjadi aspek yang menentukan dalam mendidik anak.

Bahkan saking pentingnya perempuan dalam mendidik anak, Rasulullah SAWmelarang para orang tua menyusukan bayi mereka pada wanita. Yang lemah akal, hal ini karena air susu dapat mewariskan sifat-sifat ibu pada anak bayi.

Kewajiban Untuk Dinafkahi

Didalam memuliakan perempuan, Allah SWT mewajibkan setiap lelaki (yang sudah merupakan mahramnya). Untuk memberikan nafkah demi kesejahtaraan sang istri. Perempuan tidak wajib untuk mencari nafkah, karena itu sudah merupakan hak nya untuk menerima dan disejahterakan.

Kemuliaanya Diatas Lelaki Sangat Luar Biasa

Jika seorang perempuan diberi kenikmatan dengan berilmu, dia menjadi sosok yang sangat berharga. Baik dari sudut pandang Allah maupun sesama manusia, bahkan dijelaskan. Bahwa wanita yang solehah itu lebih baik dari 70 orang pemuda yang soleh.

Dapat Masuk Surga Dari Pintu Manapun

Rasulullah menjelaskan bahwa perempuan bisa masuk dari pintu manapun apabila mereka memenuhi empat kriteria berikut.

  • Menunaikan Shalat 5 waktu
  • Berpuasa di bulan Ramadhan
  • Menjauhi zina
  • Berbakti kepada suami

hal ini dijelaskan dalam Hadist :

Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau.” (HR. Ahmad)

Usahanya Dalam Hamil Dan Melahirkan Disertakan Dengan Jihad

Bukti islam memuliakan wanita yang berikut adalah dimana usaha seorang wanita yang hamil dan melahirkan sama dengan jihad.

Rasulullah merujuk tentang seorang perempuan dalam mengandung anaknya merupakan pengorbanan yang luar biasa. Itu dijelaskan dalam Hadistnya yang lain :

“Mati syahid ada 7 selain yang terbunuh di jalan Allah, Orang yang mati karena thaun, syahid. Orang yang mati tenggelam, syahid. Orang yang mati karena ada luka parah di dalam perutnya, syahid. Orang yang mati sakit perut, syahid. Orang yang mati terbakar, syahid. Orang yang mati karena tertimpa benda keras, syahid. Dan wanita yang mati, sementara ada janin dalam kandungannya.” (HR. Abu Daud 3111 dan dishahihkan al-Albani).

Diberikan Pahala Serta Dengan Bertahun – Tahun Lamanya

Melakukan hal yang kecil nama Allah yang memberikan pahala yang luar bisa besar, dan beberapa di antaranya.

  • Seorang wanita yang melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala sebanyak 12 tahun melakukan ibadah sholat.
  • Wanita yang meninggal dunia diikuti dengan keridhaan suaminya maka ia akan memasuki syurga.
  • Jika seorang suami mengajarkan isterinya satu masalah akan ia mendapat pahala 80 tahun ibadat.

Derajatnya Lebih Tinggi 3 Tingkat Dibandingkan Lelaki Apabila Menjadi Seorang Ibu

Perempuan juga dimuliakan dengan cara ditinggikan derajatnya sebagai seorang Ibu, Rasulullah bersabda kala seorang sahabat bertanya,

Wahai Rasulullah! Siapakah yang harus saya perlakukan dengan baik? Rasul menjawab, “Ibumu.” Lelaki tersebut bertanya lagi, ”Kemudian siapa?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ibumu.” Lelaki itu bertanya lagi, ”Kemudian siapa?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Bapakmu.” (Shahîh al-Bukhâri, no 5971 dan Muslim, no. 2548)

Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu

Yang terakhir adalah dalam islam di terangkan bahwa surga dikatakan berada di bawah telapak kaki ibu. Karena saking pentingnya berbakti dan menghormati ibu kita sebagai salah satu upaya beribadah kepada Allah. Ini merupakan bentuk dari betapa Allah sangat menyangi perempuan atas usahanya dalam mendidik anaknya. Bahkan do’a dan soleh pun dihitung sebagai amal Jariyah dimata Allah.