Tips Menjadi Orang Yang Bersikap Sabar dan Ikhlas

Dalam mencapai tujuan hidup menurut Islam, akan ada banyak cobaan dan ujian yang harus kita hadapi. Cobaan yang datang  baik itu langsung dari Allah maupun dari manusia lainnya, tetap harus dihadapi dengan kesabaran. Banyak sekali hal yang membuat kesabaran dan keikhlasan anda terasa teruji, dan semuanya itu mungkin terasa beras sekali. Untuk anda karena tidak sesuai dengan apa yang anda inginkan dan anda harapkan dalam hidup. Namun mungkin takdir berkata lain yang membuat anda mau tidak mau harus bisa menjalaninya dengan sabar dan ikhlas.

 Sabar dan Ikhlas

Untuk menjadi orang yang sabar dan ikhlas itu juga tidaklah mudah. Karena masih ada banyak sekali coba dan godaan yang akan membuat diri anda khilaf. Dan jika hawa nafsu dituruti maka hidup akan menjadi sangat berantakan. Serta bisa – bisa membawa anda ke jalan yang salah, maka dari itu anda harus bisa menjalaninya. Dengan kesabaran dan ke ikhlasan.

Cara Bersikap Sabar dan Ikhlas

Mendekatkan Diri Kepada Yang Maha Kuasa

Hal yang paling utama yang bisa meningkatkan kesabaran seseorang adalah dengan cara mendekati diri pada allah. Dengan mendekati diri pada allah maka tanpa disadari anda akan berubah menjadi lebih baik dan berhati lembut.

Mau Menerima Takdir Dan Kenyataan

Anda jangan pernah menantang takdir yang datang kedalam hidup anda, karena anda tidak akan mampu. Untuk menokalnya dan untuk bisa sabar menghadapi bermacam persoalan kita harus. Bisa menerima takdir dan kenyataan terlebih dahulu dengan cara membuat hati ikhlas.

Selalu Bersyukur Dengan Apa  Yang Dimiliki

Syukuri dengan apa yang telah dimiliki saat ini yang merupakan salah satu cara menjadi orang. Yang sabar dan ikhlas dalam menjalani kehidupan, dengan bersyukur alam membuat diri kita lebih mudah menerima segalanya dengan lapang dada.

Selalu Kebawah Yaitu Orang Yang Kurang Beruntung Dari Kita

Jika anda memandang ke atas, kepada orang – orang yang memiliki kelebihan dari pada anda. Maka anda akan ingin untuk menjadi sama dengan mereka sehingga anda menjadi lupa bersyukur. Dan sulit untuk ikhlas dalam menjalani hidup oleh karena itu belajarlah cara menjadi orang sabar dan rendah hati.

Selalu Menilai Sesuatu Dengan Positif

Selalu berpikiran positif terhadap apa yang ada pada anda dan terhadap apa pun yang anda alami. Merupakan langkah yang baik untuk mencoba menjadi sabar dan ikhlas. Baca juga cara merubah diri

Menjauhi Prasangka Buruk

Jangan Selalu Berprasangka yang buruk kepada orang lain atau kejadian yang sedang menimpa anda. Ambil hikmah yang ada dibalik semua kejadian itu agar bisa menyadarkan dirimu. Dan bisa membuatkan lebih sabar dan ikhlas dalam hidup.

Tidak Membanggakan Segala Kelebihan Yang Dimiliki

Apa pun kelebihan yang anda miliki baik itu kepintaran, kekayaan, kesuksesan atau yang lainnya. Jangan pernah merasa bangga dengan semua itu rasa bangga tersebut akan membuat menjadi lupa diri.

Yakin Dimiliki Kesusahan Akan Ada Kemudahan

Masa – masa sulit yang tengah anda alami akan membuat kamu bisa lebih sabar menghadapinya. Karena kesulitan akan mengajarkan kamu untuk bersabar menuju suatu kebahagiaan dan keberhasilan.

Anggaplah Semua Kejadian Buruk Yang Menimpa Merupakan Sebuah Ujian Dan Cobaan Dalam Kehidupan

Setiap kesulitan yang menimpamu jangan anggap sebagai kutukan karena akan membuat kami menjadi orang. Yang tidak sabar dan tidak ikhlas namun anggaplah semua itu sebagai cobaan dan ujian. Yang pasti bisa anda lalui dengan baik dengan cara menghadapi masalah dengan sabar.

Sadari Bahwa Semua Manusia Pasti Memiliki Kesalahan

Jika anda terlalu sulit untuk bersabar dan ikhlas maka ketahuilah tidak ada manusia yang sempurna yang tidak memiliki kesalahan. Bahkan diri kita sendiri juga memiliki banyak kesalahan oleh karena itu jangan terlalu menghakimi orang lain.

Menjadi Orang Yang Pemaaf

Untuk bisa sabar dan ikhlas terhadap sesuatu ya harus dengan memaafkan segala yang sudah terjadi. Maaf adalah kunci dari kesabaran dan keikhlasan yang harus tertanam di dalam diri.

Belajar Mengandaikan Diri Dan Emosi

Belajarlah untuk bisa mengendalikan diri dan emosi agar kita menjadi lebih sabar dan menjalani kenyataan. Dan kita pun juga harus tahu cara mengendalikan emosi diri dan juga cara meredam emosi. Baca juga cara merubah diri

Ketahuilah Bahwa Setiap Tindakan Akan Ada Balasannya

Apa yang anda tabur itulah yang akan anda tuai, apa yang anda tanam itulah yang akan anda petik. Pepatah ini yang menyiratkan bahwa apa yang telah kita perbuat maka kita pun akan menerima balasannya. Jika kita berbuat baik maka kita akan menerima hasil. Yang baik, dan jika kita berbuat jahat maka kita juga akan menerima hasil yang buruk. Dengan menyadari hal ini makan diri kita akan terdorong untuk ingin berbuat baik saja, termasuk dengan ikhlas dan sabar.

Cara Mengasah Kesabaran

  • Niat Karena Allah

Segala Sesuatu yang kita perbuat didunia hendaknya diniatkan karena Allah. Dengan niat karena Allah ini maka kesabaran pun akan muncul

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya barang siapa. Yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya dan barang siapa. Yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah”. (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Banyak Membaca AL – Quran

Ini adalah salah satu fungsi Al – Quran dalam kehidupan anda, dengan membaca Al – Quran hati pun akan merasa tenang. Dan kesabaran dalam menghadapi masalah dikehidupan ini pun akan muncul. Semakin banyak kita membaca, semakin tenang pula hati anda, dalam Al – Quran tentang kesabaran.

Sebagaimana firman Allah SWT:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ ما هُوَ شِفاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلاَّ خَساراً

Dan kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang. Yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.(Q.S. Al-Isra’ : 82)

  • Ingat Tujuan Hidup

Ingatlah bahwa anda hanya sementara hidup di dunia, hakikat penciptaan manusia sesungguhnya adalah akhirat. Waktu kita yang sangat singkat di dunia ini hendaknya dijadikan pacuan untuk. Terus memperbanyak ibadah dan kuat dalam menghadapi setiap cobaan. Salah satu senjata yang kita gunakan dalam mencapai tujuan hidup adalah kesabaran.

Allah juga telah memberitahukan kita bahwa tujuan kita hanyalah untuk menyembah pada-Nya.

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

 “Dan Aku tidak menciptkan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku.” (Q.S. adz-Dzariyat: 56)

  • Menyadari Dosa Yang Telah Diperbuat

Kita coba datang, maka hendaklah intropeksi diri bahwa memiliki begitu banyak dosa. Sehingga inilah basalan yang anda dapatkan dari dosa – dosa anda. Hanya dengan terus berusaha, pasrah dan bersabar, kita akan melalui cobaan hidup.

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

 “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S.  Al-Baqarah :155)

  • Puasa

Puasa ini merupakan salah satu cara mengasah kesabaran, karena diharuskan menahan segala bentuk hawa nafsu.

Sebagaimana sabda Rasul:

 “Puasa adalah tameng, maka apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa. Janganlah dia berkata kotor dan janganlah bertengkar dengan mengangkat suara. Jika dia dicela dan disakiti maka katakanlah, ‘Saya sedang berpuasa’.” [HR. Muslim]

  • Berzikir

Dzikir diartikan sebagai menyebut atau mengingat Allah dengan lisan melalui kalimat – kalimat thyyibah. Dengan selalu mengingat Allah, maka kita pun akan lebih sabar. Dalam menghadapi segala sesuatu karena kita tahun bahwa Allah selalu ada untuk kita.

“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya). Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan. Diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya).” (QS. An-Naazi’aat: 37-41)

  • Ingat Janji Allah Pada Orang Yang Sabar

بَلَىٰٓ ۚ إِن تَصْبِرُوا۟ وَتَتَّقُوا۟ وَيَأْتُوكُم مِّن فَوْرِهِمْ هَٰذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُم بِخَمْسَةِ ءَالَٰفٍ مِّنَ ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ مُسَوِّمِينَ

“Ya cukup, jika kamu bersabar dan bersiap siaga dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga. Niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.” (Q.S. Ali Imran: 125)

أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَٰتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُهْتَدُونَ

“Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka. Dan mereka itulah orang orang yang mendapat petunjuk.” (Q.S. Al Baqoroh: 157)

Itulah janji Allah pada orang yang sabar dalam menghadapi segala sesuatunya.

  • Membaca Kisah Para Nabi

Dengan membaca kisah para nabi, maka terpupuk pula rasa bersabar dan semangat dalam menjalani kehidupan. Perasaan ingin mengikuti keteladanan nabi pun menjadi penyemangat untuk lebih bersabar.

Seperti kesabaran Nabi Ayyub as. yang diceritakan dalam Al-Quran.

“dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya saya telah ditimpa penyakit. Dan Engkau ialah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang. Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit nan ada padanya. Dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan sapta mereka. Sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan buat menjadi peringatan bagi semua nan menyembah Allah. ” (Q.S. Al-Anbiya : 83-84)

  • Perbaiki Pergaulan

Anda memang tidak boleh membeda – bedakan manusia, tapi bergaullah dengan orang – orang yang sholeh agar anda juga menjadi soleh. Salah satu ciri-ciri orang sholeh adalah mempunyai kesabaran yang kuat jangan sepele. Dengan arus pertemanan karena istilah ketika kita berteman dengan tukang minyak wangi maka kita menjadi wangi itu benar adanya.

Rasulullah SAW juga telah menganjurkan hal ini dalam sabdanya:

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk. Dan pandai besi jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan. Atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidakenak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa)

  • Atur Emosi Dan Bewudu

Jika ana marah dalam posisi berdiri maka duduklah, jika dalam keadaan duduk masih emosi maka berbaringlah. Jika dalam keadaan berbaring amarah tidak kunjung hilang maka berwudu’lah. Ambil nafa panjang secara perlahan lalu hembuskan kembali melalui mulut secara perlahan pula. Lakukan sambil berdzikir hingga emosi yang ada dalam diri Anda menghilang.

  • Tetap Berfikir Positif

Selalu berfikir positif akan memberikan ketenangan dalam menghadapi hidup. Cobalah untuk selalu menyibukkan diri dengan berbagai hal yang positif agar tidak lagi terbawa emosi atau amarah yang merong-rong pikiran.

  • Tekankan kalimat ‘bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian’

Tekankan pada diri sendiri bahwa segala sesuatunya telah diatur oleh Allah SWT. Ikhlaskan semuanya agar hati menjadi lebih tenang dan sabar. Segala sesuatu yang diikuti dengan kesabaran akan berbuah manis nantinya. Baca juga Cara menghilangkan Sifat Sombong

  • Tawakal

Teruslah berusaha dan berdoa meminta petunjuk dan kesabaran dalam menghadapi cobaan. Serahkan semuanya kembali kepada Allah.

Dari ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu’anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda :

Seandainya kalian sungguh-sungguh bertawakal kepada Allah, sungguh Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana. Allah memberi rezeki kepada seekor burung yang pergi dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang“.(HR. Imam Ahmad, Tirmidzi, Nasaai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, dan Al Hakim. Imam Tirmidzi berkata : hasan shahih)