Tata Cara Mengerjakan Sholat Tasbih Yang Lengkap

Kita sebagai agama islama ini pasti tahu tentang sholat sholat sunnah yang harus di kerjakan. Sholat sunnah tasbih ini yang merupakan salah satu dari macam – macam sholat sunnah yang memiliki keutamaan tersendiri. Yaitu untuk terdzikir dan bertasbih hanya kepada Allah penguasa seluruh alam. Sama seperti dengan namanya, sholat tasbih ini merupakan sholat yang dilakukan. Untuk memperbanyak tasbih kita kepada Allah SWT menggunakan cara yang khusus.

Tasbih berasal dari kata سَبَحَ – sabaha, yang artinya ‘menjauh’. Ber-tasbih dalam pengertian syariat artinya ‘menjauhkan Allah dari segala sifat kekurangan dan kejelekan. Dengan begitu, ketika kita bertasbih, maka kita menunjukkan keluarbiasaan Allah dalam segala hal, tanpa ada kekurangan sedikitpun.

Sholat Tasbih

Hukum shalat ini adalah sunnat sunnat merupakan amalan. Yang jika dilakukan akan mendapatkan pahala sedangkan jika ditinggalkan tidak akan berdosa. Untuk menambah pahala kita yang akan dijadikan bekal di akhirat kelak. Tidak ada salahnya kita melakukan banyak sholat sunnat salah satunya adalah dengan melakukan sholat tasbih.

Niat Sholat Tasbih

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah niat dari sholat tasbih tersebut. Niat sholat tasbih 4 rokaat dan 2 rakaat memiliki bacaan niat yang berbeda. Berikut ini adalah bacaan niat sholat tasbih berdasarkan dengan rakaatnya :

  • Niat sholat tasbih dengan dua rakaat atau dua kali salam bacaannya adalah sebagai berikut ini :

    أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatat-tashbiihi rok’ataini lillahi taa’alaa”.

Artinya: “saya niat sholat sunat tasbih dua rakaat karena Allah ta’ala.”

  • Sholat sunat tasbih dengan empat rokaat memiliki bacaan atau lafadz seperti berikut ini :

    أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatat-tashbiihi arba’a raka’ati lillahi taa’alaa.”

Artinya: “saya niat sholat sunat tasbih 4 rakaat karena Allah ta’ala.” 

Dalil Atau Hadis Tentang Sholat Tasbih

Sholat sunnah tasbih memiliki dalil yang diriwayatkan oleh Abu Dawud. Berikut ini adalah bunyi dalil atau hadist yang diucapkan oleh Abu Dawud .

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ

وَسَلَّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهْ أَلاَ أُعْطِيْكَ أَلاَ أُمْنِحُكَ

أَلاَ أُحِبُّوْكَ أَلاَ أَفْعَلُ بِكَ عَشْرَ خِصَالٍ إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللهُ لَكَ ذَنْبَكَ

أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ قَدِيْمَهُ وَحَدِيْثَهُ خَطْأَهُ وَعَمْدَهُ صَغِيْرَهُ وَكَبِيْرَهُ سِرَّهُ وَعَلاَنِيَّتَهُ

عَشَرَ خِصَالٍ أَنْ تُصَلِّيَ أَرْبَعَ رَكْعَاتٍ تَقْرَأُ فِيْ كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ

وِسُوْرَةً فَإِذَا فَرَغْتَ مِنْ الْقُرْاءَةِ فِيْ أَوَّلِ رَكْعَةٍ وَأَنْتَ قَائِمٌ قُلْتَ سُبْحَانَ

اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ خَمْسَ عَشَرَةَ مَرَّةً ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُوْلُهَا

وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشَرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ الرُّكُوْعِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا ثُمَّ تّهْوِيْ

سَاجِدًا فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَالسُّجُوْدِ فَتَقُوْلُهَا

عَشْرًا ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا فَذَلِكَ خَمْسٌ

وَسَبْعُوْنَ فِيْ كُلِّ رَكْعَةٍ تَفْعَلُ ذَلِكَ فِيْ أَرْبَعِ رَكْعَاتٍ إِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيَهَا

فِيْ كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِيْ كُلِّ جُمْعَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لََمْ تَفْعَلْ فَفِيْ

كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُ فَفِيْ كُلِّ سَنَةِ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِيْ

Artinya:

“Ya Abbas ! Wahai paman ! sungguh aku ingin memberi kepadamu sesuatu yang berharga, anugrah, aku senang dan berbuat untukmu 10 perkara. Apabila engkau melakukannya niscaya Allah akan menghapuskan dosa dosamu, baik yang awal maupun yang akhir. Yang dahulu atau yang baru, yang tidak disengaja atau disengaja, yang kecil atau yang besar, yang rahasia. Atau yang terang terangan yaitu engkau mengerjakan shalat 4 rakaat. Pada setiap rakaat engkau membaca al fatihah dan surah, setelah selesai membaca surah dan masih dalam keadaan berdiri.

maka bacalah tasbih sebanyak 15 kali kemudian kamu ruku, maka dalam ruku membaca tasbih 10 kali. Kemudian bangun dari ruku dan i’tidal membaca tasbih 10 kali , kemudian kamu sujud. Dalam sujud membaca membaca tasbih 10 kali, kemudian bangun dari sujud atau duduk diantara dua sujud. Membaca tasbih 10 kali kemudian sujud yang kedua membaca tasbih 10 kali, bangun dari sujud. Sebelum berdiri duduk kembali dan membaca tasbih 10 kali, semua itu berjumlah 75 tasbih. Dan kamu kerjakan sebanyak 4 rakaat. Jika kamu sanggup melakukannya maka kerjakanlah setiap hari 1 kali jika tidak setiap jum’at satu kali jika tidak. Setiap bulan 1 kali jika tidak satu tahun satu kali jika tidak seumur hidup satu kali”

Tata Cara Sholat Tasbih

Banyak sekali orang yang belum mengetahui secara paham bagaimana cara melakukan sholat tasbih. Dan oleh sebab itu banyak umat muslim yang akan kebingungan jika disuruh untuk melakukan sholat tasbih ini. Perbedaan sholat tasbih dengan sholat fardhu adalah penambahan bacaan tasbih sebanyak 75 kali. Dalam satu rakaat sholat tasbih, berikut adalah tata cara sholat tasbih yang baik dan bisa di lakukan.

  • Niat

Tata cara shalat tasbih yang pertama adalah sama dengan shalat yang lainnya yaitu diawali dengan niat. Sebab Allah bisa menilai kesungguhan hati seseorang dalam melakukan amalan dari niatnya. Selain itu niat juga membuat Allah tahu amalan apa yang sedang dilakukan hambanya. Setelah selesai mengucapkan niat, kita bisa mulai melakukan takbiratul ikhram.

  • Takbiratul ihram

  • Membaca doa Iftitah

  • Membaca Surat Al-Fatihah

Surat Al-fatihah adalah syarat syahnya sholat sehingga jika tidak membaca surat al-fatihah sholat seseorang tidak akan diterima.

  • Surat Al-Kafirun

Setelah membaca surat al-fatihah, umat muslim yang sedang melakukan sholat tasbih diharuskan membaca surat al-kafirun. Namun akan lebih baik atau lebih utama lagi jika yang dibaca setelah surat al-fatihah. Adalah surat alquran dengan lafadz yang dimulai dengan lafadz tasbih. Contoh surat yang diawali dengan lafadz tabsih adalah surt al-hadid, al-hasyr dan juga ash shaff.

  • Membaca Tasbih Sebanyak 15 Kali

Ketika kita sudah selesai membaca surah pendek dianjurkan untuk membaca tasbih sebanyak 15 kali. Bacaan tasbih yang dibaca atau dilafadzkan adalah bacaan tasbih yang sudah dibahas pada halaman atas.

  • Ruku

Setelah membaca sholawat sebanyak 15 kali telah selesai, umat muslim akan ruku’ seperti tata cara sholat fardhu. Bacaan yang dibaca pun sama dengan bacaan ruku’ sholat fardhu. Setelah bacaan ruku’ selesai, dianjurkan utnuk membaca tasbih sebanyak 10 kali banyaknya.

  • I’Tidal Dengan Tasbih 10 Kali

Setelah gerakan ruku’, umat muslim akan melakukan gerakan I’tidal. Bacaan yang dibaca pun sama dengan bacaan I’tidal sholat fardhu. Namun yang berbeda adalah dengan menambahkan bacaan tasbih sebanyak 10 kali setelah lafadz I’tidal selesai.

  • Sujud

Setelah I’tidal dengan tasbih selesai, gerakan sujud akan dilakukan. Gerakan dan bacaannya sama dengan sholat fardhu pada umumnya. Setelah bacaan sujud dilafadzkan, dianjurkan untuk membaca tasbih sebanyak 10 kali.

  • Duduk Diantara Dua Sujud

Ketika sujud selesai, umat muslim akan melakukan gerakan sholat duduk diantara dua sujud. Namanya demikian karena gerakan sholat ini ada di antara dua sujud yang dilakukan dalam sholat. Setelah bacaan duduk diantara dua sujud selesai dibaca, kita diwajibkan untuk membaca tasbih sebanyak 10 kali.

  • Sujud Kembali

Ketika gerakan duduk di antara dua sujud selesai maka gerakan yang dilakukan adalah sujud kembali. Saat sujud kembali bacaan dan gerakannya sama dengan sholat fardhu biasa. Tasbih yang dibaca setelah bacaan sujud adalah sebanyak 10 kali.

  • Salam

Jika baru melakukan rakaat pertama, bisa langsung dilanjutkan dengan rakaat kedua. Tata caranya pun sama dengan saat rakaat pertama. Saat duduk sebentar kemudian berdiri untuk melakukan rakaat kedua, tasbih dibaca sebanyak 10 kali.

Tasbih juga dibaca 10 kali sebelum melakukan salam sehingga bisa dikatakan saat membaca doa attahiyat terakhir. Dilanjutkan dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali baru melakukan salam. Baca juga sholat taubat

Lafadz Yang Diucapkan Sehabis Salam

Sebelum membaca doa setelah shalat tasbih, kita dianjurkan untuk mengucapkan tasbih yang memuji nama Allah dan mengagungkan nama Allah. Berikut ini adalah lafadz yang diucapkan sehabis melakukan salam ketika sholat tasbih:

“Subhaana mallaa ya’lamu qodrohu ghoiruhu walaa yablughul waashifuuna shifatah. Subhaana robbiyal ‘aliyyil a’lal wahhaab.”

Artinya:

“Maha suci Allah, yang tidak seorangpun mengetahui betapa besar keagungan-Nya melainkan Dia sendiri. Dan tidak ada seorangpun yang mampu memberikan sifat kepada-Nya dengan sifat yang sebenarnya. Maha suci Allah, Rabb yang Maha memiliki ketinggian diatas segala yang mempunyai pemberian.”

Keistimewaan Sholat Tasbih

Kalimat yang paling dipilih Allah swt

Suatu kali Rasulullah ditanya apakah ucapan yang paling unggul? Rasulullah menjawab,

مَا اصْطَفَى اللهُ لِمَلاَئِكَتِهِ أَوْ لِعِبَادِهِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

‘Yang dipilih Allah swt terhadap para malaikat-Nya dan hamba-Nya adalah ucapan: Subhanallahi wa bihamdihi’ (Riwayat Muslim)

Memberatkan timbangan amal

Rasulullah bersabda,

كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِى الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

‘Ada dua kalimat yang keduanya ringan diucapkan di lidah namun memberatkan timbangan amal. Dan keduanya disukai oleh ar-Rahman, yaitu: Subhanallahi wa bi hamdihi subhanallahil azhim’ (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Menghapus dosa yang banyak

Rasulullah bersabda,

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ

Barangsiapa yang mengucapkan: Subhanallahi wa bi hamdihi 100x maka Allah dihapuskan kesalahan. Meskipun kesalahannya itu sebanyak buih lautan’ (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Punya perkebunan kurma di surga

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِى الْجَنَّةِ

‘Barangsiapa yang mengucapkan: Subhanallahil azhimi wa bi hamdihi, maka ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga’ (Riwayat at-Tirmidzi)

Terhindar dari kesedihan dan penyakit-penyakit berat

Suatu kali Qabishah al-Makhariq mendatangi Rasulullah dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, ajarkan aku beberapa kalimat (ucapan). Yang dengannya Allah memberi manfaat kepadaku, karena sungguh umurku sudah tua dan aku merasa lemah untuk melakukan apapun’. Lalu Rasulullah berkata, ‘Adapun untuk duniamu, maka ketika engkau selesai shalat Shubuh, maka ucapkanlah tiga kali:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Jika engkau membacanya, maka engkau terhindar dari kesedihan, kusta (lepra), penyakit biasa, belang, lumpuh akibat pendarahan otak (stroke)…’ (Riwayat Ibnu as-Sunni dan Ahmad)

Senjata menghadapi persoalan besar

Diriwayatkan dari Abu Hurayrah, bahwa jika Rasulullah menghadapi persoalan penting, maka beliau mengangkat kepalanya ke langit. Sambil mengucapkan: Subhanallahil azhim, dan jika beliau bersungguh-sungguh dalam berdoa, maka beliau mengucapkan: Ya hayyu ya qoyyum (Riwayat at-Tirmidzi)

Senjata menghadapi krisis pangan

Rasulullah bersabda,

طَعَامُ الْمُؤْمِنِيْنَ فِي زَمَنِ الدَّجَّالِ طَعَامُ الْمَلاَئِكَةِ: التَّسْبِيْحُ وَالتَّقْدِيْسُ

، فَمَنْ كَانَ مَنْطِقُهُ يَوْمِئِذٍ التَّسْبِيْحَ أَذْهَبَ اللهُ عَنْهُ الْجُوْعَ

‘Makanan orang beriman pada zaman munculnya Dajjal adalah makanan para malaikat, yaitu tasbih dan taqdis. Maka barangsiapa yang ucapannya pada saat itu adalah tasbih, maka Allah akan menghilangkan darinya kelaparan’ (Riwayat al-Hakim)

Manfaat Sholat Tahajut

Sholat tasbih juga memiliki beberapa manfaat tidak semua umat muslim tahu. Manfaat apa saja yang akan didapatkannya dengan melakukan sholat tasbih.

  • Menentramkan Batin

Dengan melakukan sholat sunnah seperti sholat tasbih, umat muslim yang melakukannya bisa memiliki ketentraman batin. Mengagungkan nama Allah di setiap gerakan sholat tasbih bisa membuat batin tentram dan merasa dekat dengan Allah.

  • Dosa Terhapus

Manfaat sholat tasbih yang banyak diketahui adalah dosa umat muslim yang mengerjakan sholat tersebut bisa dihapus dosanya. Meski dosanya sebanyak buih yang ada di lautan.

  • Mendatangkan Pahala

Amalan sunnah yang dilakukan meskipun jika ditinggalkan tidak apa-apa namun alangkah baiknya untuk dilakukan. Hal itu dikarenakan setiap amalan sholat sunnah yang dikerjakan akan mendapatkan pahala. Dan pahala tersebut bisa menjadi tabungan saat di akhirat kelak. Baca juga sholat hajat